Lontong Mie

Lontong mie sendiri sebelumnya merupakan makanan pokok atau makanan utama yang terbuat dari tahu, mie dan lontong yang dipadukan menjadi satu. Untuk menghidangkannya tahu di letakan di atas lontong yang nantinya di sebut lontong mie yang akhirnya di sebut lontong mie dan di taburi tauge pendek dan disiram saus kecap bercampur petis.

 

Cerita dari lontong mie sebenarnya berawal dari seorang penjual lontong balap, memang iya lontong mie merupakan adaptasi dari lontong balap, dari segala macam segi merupakan sama. Hanya saja, lontong mie memiliki cirikhas dengan adanya penambahan MIE dan beberapa juga menambahkan ebi atau udang yang dicampur mnejadi satu dengan kuah lontong mie. Cerita dibalik lontong mie sendiri berawal dari lelahnya seorang penjual lontong cap balap dengan persaingan yang ada. Dalam satu wilayah ada banyak sekali penjual lontong balap. Hingga suatu hari bertemulah sipenjual ini dengan ibu yang sangat menggemari mie, “pak pak cari lontong balap yang ada mienya dimana ya?” Ibu itu ingin memborong lontong balap tersebut sebanyak – banyaknya karena ia harus menjamu keluarganya yang berkunjung. Sehingga bapak penjual itupun memiliki inisiatif untuk membeli mie sebentar mungkin 5 menitan karena dekat dengan warung penjual mie goring. Akhirnya ia nekat mencampur lontong balapnya dengan mie yang sudah ia beli, ternyata si ibu suka dan menjadi pelanggan setia dari gerobak lontong tersebut. Mulailah ia melakukan product development dengan menambahkan mie dan populerlah sampai sekarang. Cukup unik dan lucu kan.